Perisak

Dulu, aku pernah diam

saat mendengar kata-kata busuk

yang keluar dari mulut kotormu.

Waktu itu, aku sempat tertunduk

ketika kamu menusuk hatiku

dengan pedang kalimatmu yang tajam.

 

Namun,

kini,

 

aku akan menatap matamu dengan berani

seraya melemparkan teriakan keras,

“Saya akan melakukan semua yang pernah kamu lakukan.”

 

Semua ini bukan balas dendam,

tetapi supaya kamu lebih terdidik.

Biar kamu tahu,

kamu salah.

Agar kamu mengerti,

kamu iri.

 

Sekuat apapun kamu

berusaha mencoreng wajah saya dengan kata,

kamu hanya semakin menjadi yang buruk rupa.

Sebab, hanya ada dempulan topeng tengik

di wajahmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s