Sepasang Kupu-kupu yang Berusaha Menjadi Abadi

Embusan angin awal 2018

+ Hai.

– Kamu, apa kabar?

+ Seperti yang kamu lihat.

– Semakin cantik.

+ Terima kasih. Bagaimana dengan kamu?

– Baik.

+ Apa yang membuatmu datang ke sini?

– Embusan angin dan penyesalan.

+ Tidak apa-apa.

– Aku ingin kita bersama lagi.

+ Kamu membuat aku tersipu.

– Aku sungguh-sungguh.

+ Tapi aku tidak mau.

– Kenapa.

+ Karena sayap kamu lemah.

– Apa maksudnya?

+ Kamu tidak ada saat aku terluka dan kesepian di semak-semak. Kamu hanya menyaksikan aku yang tersungkur dan mencoba bangkit sendiri dari ujung ilalang. Kamu baru bertanya kabar ketika aku sudah bisa terbang.

– Aku menyesal.

+ Tidak apa-apa. Aku pun menyesal. Aku terlalu mengharapkanmu. Aku begitu sering membayangkan kita terbang bersama sambil memandang pelangi. Ekspektasiku seharusnya tidak setinggi itu agar kekecewaanku tidak terlalu dalam. Jadi, kita impas. Lewat proses kemarin, aku mengerti kita tidak bisa terbang bersama.

Embusan angin awal 2021

+ Hai.

– Kamu, apa kabar?

+ Seperti yang kamu lihat.

– Semakin cantik dan bersinar.

+ Terima kasih. Bagaimana dengan kamu?

– Baik.

+ Apa yang membuatmu datang ke sini?

– Embusan angin dan cinta.

+ Aku juga masih mencintaimu, ternyata. Ayo, kita terbang bersama!

– Ayo!

+ Lihat! Kita hampir mendekati awan!

– Sayapmu ternyata juga kian tangguh.

+ Ayo, kita terbang lagi mencari pelangi sampai ujung Bumi!

– Maaf, aku tidak bisa.

+ Bukankah kamu mencintaiku dan ingin selalu berada di dekatku?

– Aku harus mengumpulkan bunga untuk memperindah sarangku.

+ Bunga ada di mana-mana. Kamu bisa melihat keindahan di mana-mana. Bersamaku.

– Maaf, aku harus pulang. Aku ingin menemukan bunga terbaik untuk sarangku.

+ Kamu ternyata masih selemah itu.

– Maksudmu?

+ Kamu terlalu lemah untuk mencintai titik terendah dan terkuatku.

– Kamu sok tau.

– Kamu masih terpaku pada segala yang tampak, bukan yang sejati di hati. Arah pulangmu ke utara, kan? Aku akan terbang ke selatan.

+ Sampai bertemu di embusan angin berikutnya.

– Kamu terlalu percaya diri.

+ Aku mencintaimu.

– Banyak-banyaklah belajar.

*bersambung*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s