Memahami Levels Of Consciousness Hawkins, Mengenal Diri Sendiri

Kalau pernah membaca cerpen Firasat di buku Rectoverso karya Dewi Lestari, kalian pasti ingat dengan pertemuan bernama Klub Firasat. Sebuah pertemuan yang memfasilitasi orang-orang untuk menghidupkan kembali kemampuan mereka membaca hati.

Sejak pertengahan tahun kedua pandemi, aku juga menemukan perkumpulan yang bisa dikatakan sama dengan Klub Firasat. Tidak diadakan rutin sebulan sekali, pertemuan ini membahas soal kehidupan untuk kemudian lebih dapat mengenal diri sendiri. Pertemuan ini selalu dibuka dan ditutup dengan meditasi.

Belum lama ini, aku mengikuti pertemuan itu untuk kali ketiga yang membahas tentang peta kesadaran (consciousness) manusia yang dicetuskan David R. Hawkins. Dia adalah psikiater, physician, peneliti, guru spiritual, sekaligus dosen.

Continue reading “Memahami Levels Of Consciousness Hawkins, Mengenal Diri Sendiri”

Review Buku When to Walk Away Karya Gary Thomas: Tentang Toxic People & Toxic Relationship

Kita ibarat hidup di zaman yang sulit, seperti ungkapan yang sering kita dengar. Kita kesulitan bersikap romantis karena takut dibilang galau. Kita malas peduli dengan orang lain karena takut dibilang kepo. Demikian pula kita tidak berani melabeli orang toxic karena takut dibilang sok suci.

Continue reading “Review Buku When to Walk Away Karya Gary Thomas: Tentang Toxic People & Toxic Relationship

Gaslighting, Pelecehan Emosional yang Bikin Kamu Meragukan Diri Sendiri


Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Istilah gaslighting sering banget berseliweran di media sosial. Setiap kali ada yang posting tentang ini, aku pasti langsung berhenti scroll layar smartphone, lalu membacanya.

Kenapa? Kamu emang pernah punya mantan gaslighter alias pelaku gaslighting?

Lah, jadi bahas mantan?

Ya,karena gaslighting biasanya ditemukan dalam hubungan percintaan.

Continue reading Gaslighting, Pelecehan Emosional yang Bikin Kamu Meragukan Diri Sendiri”

Tahun 2020, Tahun Memperkuat Benteng Diri

Pertengahan tahun 2020, aku sempat hampir gila. Dalam bahasa yang lebih halus, aku hilang kendali. Gara-gara pandemi, semakin banyak aktivitas menumpuk di ruang itu-itu saja, mulai dari memasak, mengurus anak, mendampingi anak sekolah, bekerja, serta masalah dan pikiran negatif yang datang silih berganti.

Di dalam sebuah bagunan bernama rumah, terlalu banyak hal yang saling menindih.

Continue reading “Tahun 2020, Tahun Memperkuat Benteng Diri”

Ibu Bekerja Tak Seharusnya Minta Pemakluman bahwa Dia Seorang Ibu

corinne-kutz-tMI2_-r5Nfo-unsplash
Foto: Unsplash

Setelah menikah dan menjadi ibu, perempuan harus berhadapan dengan banyak pertanyaan. Tak berhenti pada perkara Keluarga Berencana (KB) seperti yang pernah saya tulis di sini. Perempuan sekaligus ibu mesti mampu menaklukan pertanyaan lain ketika ia ingin kembali berkarier. Pertanyaan itu berbunyi: Kalau kamu kerja, bagaimana dengan anak? Bagaimana kalau anak sakit?

Continue reading “Ibu Bekerja Tak Seharusnya Minta Pemakluman bahwa Dia Seorang Ibu”

Untuk Segala Sesuatu di Bawah Langit Ada Waktunya

IMG_6766
Di sela-sela liputan gala premier film Asal Kau Bahagia, aku berfoto di Kapal Pesiar Genting Dream dari Singapura-Malaysia-Singapura, Jumat (21/12/2018).

Pengkhotbah bilang bahwa untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam.

Continue reading “Untuk Segala Sesuatu di Bawah Langit Ada Waktunya”