Peluk

peluk-novel-ajeng-cover

Setiap manusia pernah jatuh ke titik terendah hidup, waktu yang membedakannya.

Haira mengalami itu semasa kuliah. Perpisahan, perjodohan, dan label anak durhaka dari orang tua membuat ia ingin menyudahi hidup.

Satu hal yang membuat ia bertahan adalah bayang-bayang Gama, laki-laki yang pernah ia cinta sekaligus benci. Continue reading “Peluk”

Empat Jam Sebelum Hari Ulang Tahunmu

Untuk segala sesuatu yang sudah tamat, semestinya tidak ada kata ‘bersambung’. Kita pun seharusnya demikian. Untuk hubungan yang sudah selesai, semestinya tidak tidak ada lagi pertemuan. Namun mengapa kita lagi-lagi melanggar rumus itu dan meluangkan waktu bersama di Kopibar?

Continue reading “Empat Jam Sebelum Hari Ulang Tahunmu”

Satu Puisi Menjadi Sebuah Lagu

Saya punya teman yang pandai membuat lagu. Dia adalah Maria Dewi Setyorini. Saya bertemu dia kali pertama di acara peluncuran buku kumpulan puisi seorang teman yang lain. Di situ, dia dan suaminya membuat musikalisasi puisi. Hasilnya, indah. Dari situ, saya kepingin.

Continue reading “Satu Puisi Menjadi Sebuah Lagu”

benih ingatan

benih ingatan paling indah yang pernah kau tabur di ladang benakku, yaitu sebuah ritual pilu tentang perpisahan.

berloncatan dari bayang ke mimpi, ingatan tentangmu yang sempat memeluk dan mencium di batas berai.

erat dan basah, itulah jenis peluk dan ciummu yang baru, yang sebelumnya tak pernah datang dari tubuh dan bibirmu, yang kini tumbuh menjadi luka sekaligus kenangan tersubur.

Pulang

coming-home-picture

(Foto: www.redeemedgirl.org)

Aku tak mampu memejamkan mata malam ini. Selama tiga jam, aku sibuk mencari posisi tidur yang pas. Aku tengkurap, lalu menyamping, kemudian telentang, namun itu semua tak jua mengantarku ke dalam tidur yang lelap. Akhirnya aku memutuskan untuk bangun dan menepuk-nepuk punggung adik perempuanku dengan pelan sambil berkata, “Kamu sudah tidur?”

Continue reading “Pulang”

Lagu yang Mengantarku Kepada Seseorang

 

efc566e119cb230f9fb43d89eb319429
Foto: flickr.com

Apakah kau percaya bahwa sebuah lagu bisa mengantarkanmu kepada seseorang? Seorang teman laki-laki pernah bertanya tentang hal itu kepadaku dulu, dan aku tak pernah menyetujuinya. Bagiku, lagu ya lagu, hanya bisa didengar, dinyanyikan, dijadikan teman untuk menari, atau untuk mengantarkan kita kepada tidur yang nyenyak, bukan kepada seseorang.

Continue reading “Lagu yang Mengantarku Kepada Seseorang”